Paket Bebas Abodemen Telkom Menjebak Pelanggan

3 Mar 2011

Pembaca Indonesian hot news, kali ini saya akan memberikan kritik dan sedikit penjelasan sebanyak yang saya tahu tentang program dari PT Telkom Indonesia, yang mungkin kebanyakan pelanggan tahunya hanya sekedar program “Bebas Abodemen”.

Program ini memang menjadi program yang menarik bagi pelanggan, siapa yang gak mau beban layanan telepon yang lebih dikenal masyarakat sebagai ABODEMEN dibebaskan oleh telkom.

Tapi perlu diketahui bahwa program ini bukan “sekedar” program bebas abodemen, karena jika mau jujur ini adalah penawaran “PAKET TELEPON” dari telkom.

mengapa demikian? karena sebenarnya program bebas abodemen ini adalah program yang diberikan oleh Telkom dengan memberikan paket tagihan tetap sebesar Rp. 75.000,00 (enam puluh ribu rupiah).

Detil yang saya peroleh adalah sebagai berikut :

  • gratis lokal 200 menit/bulan
  • gratis SLJJ 30 menit/bulan
  • gratis GSM 15 menit/bulan
  • tarif extended Rp. 120,-/menit (tarif biasa rp. 250/menit)

tapi melihat fenomena sekarang yang dikeluhkan pelanggan adalah semakin membengkaknya tagihan telepon mereka.

siapa yang harus disalahkan dengan kejadian ini. apakah “kelihaian” marketing telkom mengelabui pelanggan? atau kita yang ceroboh terhadap penawaran telkom?

Mari kita lihat apa yang sebenarnya dilakukan telkom dalam mempromosikan program ini. semua yang saya paparkan ini adalah pengalaman pribadi dari saya sendiri dan memang tagihan telepon saya semakin membengkak dengan ikut program ini.

Program ini tidak dipromosikan terbuka

Tidak seperti iklan telepon pada umumnya yang menawarkan secara terbuka bahwa jika anda mengikuti paket tertentu maka anda akan mendapat keuntungan a, b dan c. dan seterusnya. Saya justru menjadi curiga, apakah ini “akal-akalan”? silahkan anda persepsikan sendiri maksud dari telkom atau tanya langsung ke telkom. sekalian maki-maki kalau merasa tertipu.

Penawaran “hanya” by phone

Saya tidak tahu apakah ini akal-akalan petugas “marketing” telkom atau emang TELKOM sendiri yang berniat “ngakalin” pelanggannya sendiri. Saya ceritakan sedikit mengenai kejadian yang saya alami, sejauh yang saya pahami waktu pertama kali saya ditawarkan oleh “petugas marketing” telkom, mereka hanya bilang “mulai bulan desember 2010 bebas abodemen ya. waktu itu saya tanya ini program apa?. Mereka hanya menjawab ya dibebaskan abodemen sampai seterusnya?. TITIK. tidak ada penjelasan mengenai program ini setiap bulan akan dikenakan 65 ribu, dengan catatan bla bla bla, atau konsekwensinya bla bla bla….

Yang dikatakan oleh marketing tersebut bagi saya adalah “statement” bukan “penawaran”. ya saya iya iya saja. Tapi melalui berita-berita di internet dan forum-forum saya baru tahu bahwa ini adalah penawaran paket bebas abodemen bukan statement pembebasan abodemen oleh Telkom.

Berdasarkan kejadian yang saya alami tersebut, saya merasa bahwa telkom memang berusaha menyembunyikan “program terselubung” tersebut. seolah-olah pembebasan tersebut adalah pemberitahuan saja.

coba anda bandingkan jika program menguntungkan maka setiap keuntungan akan dijelaskan detail oleh Marketingnya, tapi JIKA PROGRAM JEBAKAN maka marketing akan menjelaskan SEMINIMAL MUNGKIN.

Program ini mungkin banyak yang merasa diuntungkan, tapi bagi yang tidak sampai 75 ribu tagihan/bulan mungkin akan dirugikan. saya menghimbau untuk lebih jujur ketika menawarkan produknya.

Maaf jika tulisan saya mengganggu nama baik TELKOM, tapi saya secara pribadi merasa tertipu dan kecewa dengan anda, karena saya merasa dijebak oleh anda.

Saya meyakini sebagian besar pelanggan telkom tidak mengetahui hal ini. Di era yang sudah terbuka seperti ini, jika Telkom mencari keuntungan dengan cara seperti ini, tinggal tunggu saja suatu saat Telkom akan hancur. Jangan karena telkom BUMN terus bisa semena-mena kepada pelanggan.

Saya menjadi tidak percaya pada Telkom, dan mulai sekarang tanya lebih mendetail kepada telkom jika menawarkan program tertentu.

Jika anda ingin menghentikan program ini, anda bisa menghentikannya melalui telepon rumah ke 147. Penghentian program hanya bisa ditelepon dari telepon yang akan dihentikan programnya.


TAGS Hot News umum berita kontroversial berita hangat telkom menjebak pelanggan


-

Author

Follow Me