Mengapa sulit untuk berhenti merokok?

11 Mar 2011

Halo sahabat indonesian hot news, saya lagi senang sharing masalah-masalah kesehatan yang saya baca-baca melalui media internet. kali ini saya akan membahas kebiasaan saya merokok. Saya pengen berhenti dan mencoba mencari tahu alasan sulitnya berhenti merokok.

Satu hal yang perlu kita fikirkan adalah sadar rokok itu berbahaya, hampir semua orang memahami dan tahun hal ini tetapi selalu ada alasan yang membuat perokok kembali lagi pada kebiasaan buruknya. Perokok berlindung dengan banyak alasan saat diminta berhenti merokok.

Menurut mereka, merokok bisa meningkatkan daya pikir, kreativitas, menunjukkan kejantanan, dan menurunkan stres. Tetap merokok pun badan sepertinya juga masih sehat. Tapi, kebaikan rokok itu hanyalah mitos, sugesti, dan tak ada bukti ilmiahnya. Padahal tanda-tanda penurunan kondisi badan dan penyakit sudah didapat, misalnya batuk-batuk, badan lesu, dan kena penyakit seperti darah tinggi, paru-paru, hingga diabetes.
Penyebab susahnya berhenti merokok di antaranya :

Nikotin
Candu yang berasal dari nikotin akan membelenggu siapapun yang menghirupnya. Rata-rata perokok memiliki 40 miliar gram nikotin di dalam setiap militer darah.
Keadaan sesulit apa pun bagi perokok, otak akan memengaruhi bahwa rokok menjadi salah satu jalan keluar dan memberi ketenangan.
Ketika perokok mencoba berhenti merokok, kadar nikotin dalam tubuh akan berkurang. Kekurangan nikotin bagi para perokok akan terasa menyiksa. Perokok akan merasa tegang, ngantuk, lekas marah, tidak bersemangat, cemas, sakit kepala, mual-mual, bergetar, mulut kering, lemah, lapar, insomnia, bahkan frustasi dan berbagai efek lainnya.
Oleh sebab itu, banyak perokok yang sulit berhenti karena menghindari gejala-gejala tersebut.

Bagaimana mengatasinya?
Berhenti dari kecanduan (kecanduan apa pun itu) merupakan hal yang sangat sulit. Ada sebagian orang yang kuat, yang bisa langsung berhenti dalam satu kali usaha saja. Sebagian lagi perlu berhenti secara bertahap dan perlahan-lahan. Sisanya, orang-orang yang merasa cepat putus asa, yang telah mencoba berulang-ulang tapi selalu gagal.
Sebenarnya cukup satu kunci jika agan ingin berhenti merokok: niat.
Pertanyaannya seberapa besar niat agan untuk berhenti merokok?
Seberapa yakin agan dengan keputusan tersebut?
Kuatkan niat agan, yakinkan diri bahwa lepas dari rokok adalah hal terbaik yang harus agan lakukan demi kesehatan tubuh agan.
Sadari bahwa ketika agan ingin merokok, nikotin yang membuat agan begitu ketagihan.
Ketahui juga bahwa tubuh manusia itu ajaib. Meskipun prosesnya butuh waktu, tubuh mampu menyaring dan mengeluarkan racun, termasuk nikotin.
Bayangkan : ketika nikotin mulai disaring dan dikeluarkan oleh tubuh, kadar nikotin dalam tubuh mulai berkurang, nikotin mulai menjerit-jerit, meminta tambahan, memberikan agan tanda melalui ketagihan untuk memasukkan lagi racun itu kedalam tubuh sehat anda. JANGAN BERIKAN!!
Bertahanlah pada niat agan semula untuk berhenti merokok. Ingat bahwa setelah jangka waktu tertentu, ketika tubuh sudah menyaring dan mengeluarkan seluruh nikotin, ketagihan akan hilang dengan sendirinya, dan tidak akan pernah muncul lagi selama agan tidak lagi merokok.
Semakin lama seorang perokok tidak merokok, efek ketika nikotin dalam tubuh berkurang seperti tegang, ngantuk, cemas, lekas marah, dan lain-lain, akan semakin berkurang.
Bertahanlah, jangan mengalah kepada nikotin, ketagihan akan berkurang dengan berlalunya waktu.

Kebiasaan
Setelah sekian lama merokok, rokok sudah menjadi bagian hidup dari perokok, menjadi kebiasaan sehari-hari dan sudah dianggap layaknya teman yang selalu menemani oleh perokok.
Mengubah kebiasaan memang tidak mudah karena kebiasaan adalah proses yang terjadi di pikiran bawah sadar. Apalagi bila kebiasaan tersebut sudah berlangsung puluhan tahun dan di sekitar banyak pendukungnya.

Bagaimana mengatasinya?
Banyak orang tidak rela meninggalkan rokok karena takut akan kehilangan “ketenangan” yang biasa didapatkannya dari rokok. Bagi kebanyakan perokok, merokok menjadi mekanisme pelampiasan setiap kali pikiran tidak tenang.
Ketika mencoba berhenti merokok, efek kekurangan nikotin muncul, perokok merasa tersiksa. Sebagian menganggap efek itu akan selalu muncul dan tidak akan pernah hilang.
Padahal setelah tubuh bersih dari nikotin, efek itu tidak akan pernah muncul lagi selama tidak merokok. Setiap perokok bisa hidup seperti ketika ia masih merokok dan bahkan lebih baik, dan tentu saja, jauh lebih sehat.
Rokok bukanlah teman, karena seorang teman tidak akan menyakiti anda. Seorang teman tidak akan merusak sel-sel tubuh temannya. Seorang teman tidak akan membuat anda mengidap kanker!
Terkadang untuk mengambil keputusan yang menguntungkan, ada pengorbanan yang harus dilakukan.
Dalam hal ini, yang dikorbankan mungkin adalah kenikmatan agan merokok. Tapi apa yang akan agan dapatkan ketika berhenti merokok adalah tubuh yang lebih sehat, uang yang lebih banyak dan berbagai manfaat lainnya akan anda peroleh.
Dengan kemauan yang kuat dan strategi yang benar, tidak ada yang tidak bisa dilakukan, termasuk berhenti merokok.


TAGS Jantung sehat hidup sehat info sehat berita kesehatan makanan sehat info dunia berita hangat


-

Author

Follow Me